in

15 Cara Manajemen Waktu yang Baik, Agar Hidupmu Bisa Lebih Produktif!

Bagaimana sih cara manajemen waktu agar hidup ini bisa berjalan lebih produktif lagi?

Sebelum masuk ke intinya, ayo kita kenalan dulu dengan apa itu manajemen waktu.

Manajemen waktu adalah cara mengendalikan dan membagi porsi waktu di hidup kita mulai dari bermain, bekerja, beristirahat dengan lebih efektif tanpa mengganggu waktu kita yang lain.

Di zaman sekarang ini, memanajemen waktu itu tidaklah mudah.

Kebanyakan orang akan menjadi hyper-produktif agar dirinya bisa menjadi lebih sukses dibandingkan orang lain.

Tapi kebanyakan yang hyper-produktif tidak memanajemen waktu hidupnya dengan baik, sehingga banyak waktunya yang dikorbankan agar bisa terlihat lebih produktif.

Pepatah lama “work smarter, not harder bisa dibilang sebagai kunci utama untuk bisa memanajemen waktu hidup dengan baik.

Sehingga waktumu tidak selalu dihabiskan untuk pekerjaan, tapi juga bisa untuk hobi dan lainnya.

Berikut Wokeeh berikan beberapa cara manajemen waktu yang baik agar hidupmu tidak terlalu disibukan oleh pekerjaan.

Dan kamu pun bisa lebih menyederhanakan setiap tugas, sehingga bisa cepat selesai dengan resiko stres yang lebih kecil.

1. Segera lengkapi tugas-tugas yang paling penting, lalu dilanjut tugas berikutnya

To Do List di papan tulis
Buat to-do-list | Photo: Pexels

Kamu bisa mempercepat waktu kerjamu dengan melengkapi terlebih dahulu tugas-tugas yang dianggap paling penting.

Kerjakan tugas-tugas tersebut berdasarkan urutan, yang utama selalu dikerjakan lebih dulu.

Setelah selesai, kamu bisa melanjutkan lagi dengan tugas berikutnya.

Pastikan kamu fokus dalam mengerjakan tugasnya agar dapat terselesaikan dengan cepat.

Cara manajemen waktu ini cocok juga untuk mahasiswa yang sering mendapatkan tugas-tugas dari dosen.

Agar waktu bermainmu tidak hilang, maka kamu bisa mengerjakan tugas dengan mengurutkannya dari yang paling penting ke yang paling biasa atau mudah.

Setelah selesai, kamu bisa memiliki waktu lebih banyak untuk mengerjakan hal-hal yang lain, seperti beristirahat, bermain atau mengunjungi rumah pacarmu mungkin?

2. Memperbanyak waktu tidur di malam hari juga termasuk strategi manajemen waktu yang baik

Wanita sedang tidur
Tidur di malam hari | Photo: Pexels

Tidak semua pekerjaan harus diselesaikan dalam satu malam. Itu namanya kerja keras, bukan kerja cerdas.

Jika kamu tidak punya cara untuk bekerja cerdas, maka kamu akan mudah bosan dengan pekerjaan yang selalu kamu kerjakan.

Waktu dimalam hari harus dimaksimalkan untuk istirahat, bukan untuk bekerja.

Dengan kamu beristirahat secara maksimal di malam hari, maka saat pagi hari nya tubuh dan pikiranmu dapat bekerja secara optimal untuk mengerjakan pekerjaan berikutnya yang ingin kamu kerjakan.

Jangan pernah meremehkan waktu tidur, karena dengan menjaga waktu tidur secara baik, kamu akan memiliki pikiran yang jernih untuk berpikir dan tubuh yang prima untuk bergerak.

Paling tidak tidurlah 7-8 jam sehari.

3. Jangan bilang sanggup kalau nyatanya tidak bisa, belajarlah untuk bilang “tidak”

Wanita memberikan gerakan tangan untuk stop
Berani bilang tidak | Photo: Pexels

Terkadang segala sesuatu menjadi liar dan diluar kendali ketika kamu menyanggupi sesuatu yang tidak bisa kamu kerjakan.

Contohnya, ketika kamu mendapatkan ajakan dari seseorang untuk bermain padahal kamu sendiri masih mengerjakan tugas kuliah atau kerja yang belum terselesaikan.

Akan lebih baik jika kamu berani bilang “tidak” sampai benar-benar tugasmu itu selesai.

Dengan begitu sisa waktumu setelah selesai mengerjakan tugas bisa kamu manfaatkan untuk hal lain, seperti bermain dengan teman atau beristirahat.

Intinya kamu harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang sedang kamu kerjakan.

Jangan ditinggal sebelum selesai, nanti waktu mengerjakan tugas kuliah atau kerjamu akan berantakan.

4. Fokuslah dulu pada satu tugas sebelum masuk ke tugas berikutnya

Pria sedang duduk di cafe
Jangan lompat-lompat | Photo: Pexels

Jangan suka melompati tugas-tugas kalau tidak ingin menjadi berantakan.

Kamu hanya perlu fokus pada satu tugas yang harus diselesaikan sampai tiba saatnya untuk beralih ke tugas yang baru.

Caranya cukup dengan menutup beberapa jendela browser kamu (jika bekerja melalui internet).

Jauhkan smartphone agar tidak terganggu bunyi pesan, bekerjalah dalam ruangan yang sepi, atau jika bisa bekerja sambil mendengarkan musik klasik.

5. Jangan pernah menunda-nunda, jika bisa ya kerjakan sekarang

Wanita sedang menulis
Jangan menunda | Photo: Pexels

Cara manajemen waktu yang paling baik adalah langsung mengerjakannya, dan tidak menunda-nunda.

Jika kamu punya waktu senggang, kenapa tidak dikerjakan saat itu juga.

Kalau kamu menunggu waktu yang tepat, tugasmu tidak akan pernah selesai.

Lagipula biarkan saja tubuhmu bergerak untuk mengerjakan yang harus kamu kerjakan.

Sadar ataupun tidak sadar kamu akan tahu kalau pekerjaanmu sudah terselesaikan.

Kalau menunda? Ya lama lagi selesainya.

6. Jangan berpikir terlalu sempurna, selesai lebih baik daripada menunggunya sampai sempurna

Wanita sedang membaca buku
Jangan tunggu sampai sempurna | Photo: Pexels

Terkadang ketika kamu sedang asyiknya mengerjakan sesuatu, waktumu terasa difokuskan oleh pekerjaan itu saja.

Sehingga pekerjaan berikutnya atau yang lain jadi terabaikan.

Kalau pekerjaanmu sudah selesai, ya sudah tinggalkan lalu lanjut ke pekerjaan berikutnya.

Kalau kamu menunggu itu selesai dengan sempurna, kamu membuang banyak waktu yang jika dimanfaatkan bisa untuk mengerjakan pekerjaan yang lain.

Ingat, selesai lebih baik dari pada menunggunya sampai sempurna.

7. Cobalah latihan manajemen waktu, sehingga itu menjadi suatu kebiasaan barumu

Pria menulis di papan tulis
Berlatih manajemen waktu | Photo: Pexels

Apa pekerjaanmu? Apa yang kamu lakukan setiap hari?

Sebagai contoh kita ambil pekerjaan penulis buku.

Jika kamu ingin buku yang ditulis bisa selesai dalam waktu satu bulan, kenapa tidak kamu mulai menulis lima halaman dalam satu hari secara konsisten?

Pasti dalam satu bulan bukumu bisa selesai.

Cara manajemen waktu itu bisa dipelajari dan dilatih, sehingga membentuk suatu kebiasaan.

Ketika itu sudah jadi kebiasaan, maka selanjutnya kamu tidak akan terasa terbebani saat mengerjakannya.

Dan waktumu dalam sehari bisa dimaksimalkan dengan lebih baik.

Seperti contoh membiasakan jam 8 menulis buku sampai jam 1 siang.

Hari-hari selanjutnya akan terus berulang, sehingga menjadi suatu kebiasaan yang membuat hidupmu lebih produktif dari sebelumnya.

8. Hindari menonton tv, browsing internet yang tidak jelas, atau bermain game

Dua orang sedang menonton tv
Menonton tv | Photo: Pexels

Menonton tv, browsing yang tidak jelas, sampai bermain game yang kelewat batas bisa mengganggu produktivitas.

Padahal waktu yang dipunya bisa dimaksimalkan untuk melakukan yang lain. Seperti mengerjakan tugas harian dari perkuliahan, atau tugas kerja yang diberikan oleh atasan.

Cara manajemen waktu terbaik yang bisa kamu lakukan segera adalah menghindari nonton tv, browsing, dan main game tanpa batas waktu yang perlu dihindari sekarang juga.

9. Pandai mengatur waktu dengan menetapkan batas waktumu dalam mengerjakan pekerjaan

Pria memakai jas sedang bekerja menggunakan laptop
Buat deadline | Photo: Pexels

Waktu itu sangat sulit untuk dikendalikan, bahkan jika kamu mengejarnya, kamu tidak pernah sampai untuk menggapai waktu.

Waktu itu bisa cepat atau bisa lambat, tergantung kamu sedang melakukan apa atau tidak sedang melakukan apa-apa.

Waktu akan terasa cepat berlalu jika kamu sibuk melakukan sesuatu yang positif.

Kamu bisa menetapkan waktu selesai (deadline) di dalam pekerjaan yang sedang kamu kerjakan.

Contohnya “saya ingin selesai mengerjakan ini dalam waktu 3 jam”.

Maka dalam waktu 3 jam, pikiran tenaga dan matamu hanya tertuju kepada pekerjaan yang sedang dikerjakan, sampai itu selesai dalam waktu 3 jam.

Dengan membuat batas waktu atau deadline, pekerjaanmu jadi lebih selesai dengan cepat.

10. Saat beberapa tugas sudah selesai, maka istirahatlah dulu, membiarkan pikiran dan tubuh lebih tenang

Wanita menggunakan laptop di cafe
Beristirahatlah | Photo: Pexels

Ketika terlalu bersemangat sampai mengebut satu tugas ke tugas lainnya, sulit untuk menghargai apa yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Membiarkan dirimu untuk istirahat sebentar, menenangkan pikiran dan tubuh akan lebih baik dilakukan dibandingkan langsung segera mengerjakan tugas berikutnya.

Intinya pelan tapi pasti terselesaikan, bukan semangat diawal tapi kendor di akhir.

11. Rajin olah raga dan makan makanan yang sehat juga termasuk cara manajemen waktu yang baik

Sarapan telur dan kentang goreng
Makan makanan sehat | Photo: Pexels

Apa hubungannya manajemen waktu dengan makan makanan yang sehat?

Sejumlah penelitian telah menghubungkan gaya hidup yang sehat dengan produktivitas kerja.

Tidur yang cukup, berolahraga dan makan makanan yang sehat dapat meningkatkan energi, membersihkan pikiran, dan memungkinkan dirimu lebih mudah fokus terhadap pekerjaan.

Sehingga semakin dirimu produktif, waktumu untuk bekerja tidak terbuang sia-sia.

12. Manfaatkan sedikit waktu di akhir pekan untuk mengerjakan pekerjaan sebelumnya atau yang akan datang

Pria menggunakan laptop
Manfaatkan akhir pekan | Photo: Pexels

Akhir pekan adalah waktu yang pas untuk beristirahat, pergi bermain, atau menekuni hobi.

Tapi akhir pekan juga bisa dimanfaatkan untuk menyicil pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya belum terselesaikan atau pekerjaan yang akan datang.

Kamu bisa lho menggunakan waktu akhir pekan untuk mengerjakan pekerjaanmu itu, tapi jangan sampai seharian atau terlalu lama.

Cukup 1-2 jam saja. Sisanya, gunakan untuk beristirahat, pergi bermain, atau lakukan apapun yang kamu suka.

Jadi saat keesokan harinya kamu hanya tinggal mengerjakan sisanya saja. Jadi lebih enteng kan?

13. Konsisten dengan apa yang sudah sering dilakukan

Pria sedang mencoret-coret kertas
Konsisten | Photo: Pexels

Kebiasaan datang ketika kamu melakukan sesuatu secara berulang kali. Tanpa disadari, itu akan menjadi suatu kebiasaan.

Agar kamu tidak terlalu sulit untuk membagi waktu di setiap harinya, konsistenlah untuk melakukan hal-hal yang sudah dan sering kamu lakukan, dan buat itu menjadi suatu kebiasaan.

Seperti contohnya setiap pagi kamu selalu membaca buku. Maka lakukanlah terus, sampai itu menjadi suatu kebiasaan dan dilakukan secara otomatis.

14. Gunakan waktumu dalam sehari untuk bisa tetap beribadah, dengan begitu hidupmu tidak akan kehilangan arah

Al-quran
Jangan lupa beribadah | Photo: Pexels

Beribadah kepada Tuhan adalah wajib hukumnya. Jangan sampai waktumu terbuang sia-sia hanya untuk mengurusi pekerjaan atau bermain saja.

Alangkah baiknya jika bisa digunakan untuk beribadah yang pada dasarnya itu adalah wajib bagi semua orang di dunia.

15. Tidak perlu semua dilakukan, ambil yang baik, dan hilangkan yang menurutmu tidak penting

Wanita menggunakan laptop sambil menolehkan wajahnya ke belakang
Ambil yang baiknya saja | Photo: Pexels

Dari semua cara manajemen waktu yang sudah disebutkan diatas, semua cara tidak perlu dilakukan.

Cukup ambil yang menurutmu baik saja.

Jika ada cara yang menurutmu tidak terlalu penting, maka silahkan dihilangkan.

Mengatur waktu itu mudah apabila sudah terbiasa, tugasmu adalah jadikan itu sebuah kebiasaan, bukan sebuah paksaan.

Jadi begitulah tadi beberapa langkah mudah untuk mengatur waktu dengan lebih baik lagi, sehingga hidupmu bisa lebih produktif.

Kalau kamu punya banyak pekerjaan dan waktumu terasa tidak cukup dalam 24 jam, maka coba diatur lagi waktunya, mungkin ada waktumu yang berantakan di jam-jam tertentu?

Hidup itu harus produktif, selain itu juga harus kreatif dan positif.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Loading…

0

12 Manfaat Buah Apel Bagi Kesehatan, Sudah Buahnya Enak Manfaatnya Pun Banyak!

Paling Sedap! Inilah 10 Masakan Indonesia yang Juga Digemari Oleh Orang Luar Negeri