in

7 Tips Menghentikan Kebiasaan Buruk, Demi Perkembangan Diri di Masa Depan

Bagaimana caranya menghentikan kebiasaan buruk?

Setiap orang masih memiliki atau pernah memiliki kebiasaan buruk yang sering dilakukan.

Bahkan kenyataannya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk mengembangkan kebiasaan buruk yang dia lakukan.

Yang mana hal itu bisa memberikan batasan dan mencegah dirinya untuk bisa mengembangkan potensi kemampuan yang dimiliki.

Ketika kamu sadar telah melakukan sebuah kebiasaan buruk, dan kamu membiarkannya karena merasa hal itu tidak akan berdampak apapun dalam hidupmu, itu adalah anggapan yang salah.

Kebiasaan apapun yang kamu lakukan pasti memiliki dampak yang akan kamu rasakan nanti, walaupun kamu tidak merasakannya secara langsung.

Tentunya kamu ingin menghentikan kebiasaan buruk yang telah kamu lakukan bukan?

Terkadang kamu merasa kesulitan untuk menghentikan kebiasaan tersebut agar menjauh pergi dari hidupmu.

Sulit atau mudahnya menghilangkan kebiasaan buruk, tentu dilihat dari bagaimana cara menghilangkannya.

Salah pilih cara, justru membuat kebiasaan buruk semakin sulit dihilangkan.

Nah berikut Wokeeh punya tips ampuh yang bisa membantumu untuk move on dari kebiasaan burukmu.

1. Berhentilah menjadi seorang penyendiri

Pria berdiri di samping danau malam hari
Jangan menyendiri | Photo: Lukas Rychvalsky

Tidak ada salahnya menjadi seorang penyendiri, bahkan jika kamu adalah seorang introvert yang lebih memilih untuk menghindari keramaian.

Tapi hal itu bukan berarti kamu harus menutup diri dari orang lain.

Seorang introvert bukan berarti tidak memiliki teman, hanya saja mereka lebih memilih dengan siapa dia ingin berteman.

Sering menyendiri terkadang mudah membuatmu melakukan kebiasaan buruk lagi dan lagi.

Merasa tidak diawasi oleh siapapun, membuatmu dengan santai melakukan kebiasan buruk yang sebenarnya ingin kamu hentikan.

Kamu yang selama ini selalu melalui harimu dengan kesendirian, dan kurang bergaul dengan orang lain, cobalah untuk lebih membuka dirimu dan bertemanlah.

Tapi ingat, carilah teman yang bisa memberikan manfaat bagimu, yang bisa memberikan saran dan bantuan ketika kamu kesulitan serta selalu mengingatkanmu ketika kamu berbuat kesalahan.

2. Mulailah fokus pada prioritas yang bisa mengembangkan hidupmu menjadi lebih baik

Lensa kamera
Fokus | Photo: Jonas Svidras

Kamu tentunya mengetahui hal apa saja yang penting bagi dirimu, meskipun sulit, pasti kamu akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkannya.

Ketika kamu hanya berfokus dengan apa yang tidak bisa kamu perbuat, saat itu kamu tidak bisa berani untuk bermimpi, dan cenderung meragukan dirimu sendiri.

Jika kamu terperangkap dengan masalah seperti ini terus-menerus pastinya sulit bagimu untuk bisa meraih mimpimu.

Hidup tanpa adanya rencana akan terasa menyulitkan, dan bahkan membuat hidup jadi berantakan tak beraturan.

Cara terbaik untuk bisa terlepas dari jerat kelemahan yang menghantuimu adalah dengan membuat daftar prioritas hal apa saja yang bisa kamu perbuat dan apa saja yang ingin kamu perbuat.

Buatlah daftar kegiatan harian, mingguan sampai bulanan.

Kemudian evaluasilah sampai mana kamu telah berubah, apakah lebih baik dari sebelumnya atau sebaliknya.

3. Jadikan rasa takut sebagai batu loncat untuk memulai perubahan

Wanita meloncat di atas gunung
Mulai perubahan | Photo: Temo Berishvili

Apa kamu merasa takut akan kegagalan, takut dikucilkan, hingga takut penilaian kinerja kerjamu buruk?

Jika kamu merasa demikian, ada kemungkinan kamu terkena Mental Block.

Mental Block adalah keadaan ketika seseorang mengalami hambatan baik secara mental maupun psikologisnya.

Tentunya keadaan seperti itu akan menghambatmu untuk bisa mengeluarkan semua kemampuan dan juga mencegahmu untuk bisa meraih kesuksesan.

Jika demikian, pilihanmu hanya satu yaitu menghancurkan dinding (mental block) yang memenjarakan dirimu itu.

Pertama adalah kamu harus mengetahui alasan kenapa kamu mengidap mental block.

Langkah selanjutnya adalah menerima siapa dirimu dan berusaha untuk menggali kemampuanmu lebih dalam.

Setelah itu latihlah mentalmu dengan sering berbicara dengan orang lain dan memberanikan diri untuk bisa menampilkan pribadi diri sendiri.

Kemudian buatlah langkah-langkah yang harus kamu perbuat untuk mengembangkan diri sendiri.

Lalu susunlah tindakan apa yang harus kamu perbuat setiap harinya, dengan memisahkan impian besarmu menjadi kepingan yang lebih kecil, kelak ketika semua itu terkumpul makan impian besarmu akan terwujud.

4. Hentikan menunda-nunda dan membuang-buang waktumu yang berharga

Pria berkacamata menonton televisi
Jangan buang-buang waktu | Photo: Andrea Piacquadio

Kamu perlu menghentikan kebiasaan buruk menunda-nunda sesuatu.

Sadar akan banyaknya waktu yang dimiliki untuk mengerjakan suatu pekerjaan sering membuatmu lengah dan menunda pekerjaan yang seharusnya kamu lakukan segera.

Kamu mungkin sadar akan kebiasaan buruk satu ini, namun tidak tahu apa yang harus kamu lakukan untuk menghentikannya.

Untuk bisa memiliki waktu yang efektif dalam mengerjakan sesuatu, kamu perlu mengevaluasi kinerjamu selama ini lalu membuat pola bekerja yang baru.

Tulislah kebiasaan burukmu yang suka menunda-nunda pada selembar kertas, dan letakan di tempat yang sering terlihat olehmu.

Tulisannya bisa seperti “Jangan menunda pekerjaan!” atau  “Jangan ditunda!”

Juga dibarengi dengan daftar pekerjaan yang harus kamu lakukan hari itu juga dibawah tulisan “Jangan ditunda!” tadi.

Dengan begitu kamu akan selalu teringat untuk tidak membuang waktu dan menunda pekerjaanmu.

Selain itu, carilah seorang mentor yang telah menaklukan masalah yang sama seperti yang kamu hadapi sekarang ini.

Mereka adalah orang yang ideal yang bisa membimbingmu menuju jalan kesuksesan lebih cepat tanpa kamu harus trial dan error menemukan cara menghentikan kebiasaan buruk.

5. Temukan keseimbangan antara percaya diri dan sombong

Wanita cantik berambut pirang
Kesombongan bisa menjerumuskan | Photo: Pixabay

Kepercayaan diri yang tinggi memang menjadi faktor yang baik jika kamu ingin mencapai sebuah kesuksesan.

Namun kadang kesombongan disalah artikan sebagai kepercayaan diri.

Hanya ada garis tipis yang membedakan antara keduanya.

Yang membedakan antara kesombongan dan percaya diri adalah dasar dari itu semua.

Kepercayaan diri adalah ketika kamu bertindak berdasarkan pengalaman dan kemampuan serta yakin namun tetap melakukannya dengan rendah hati tanpa bermaksud untuk pamer.

Berbeda dengan kesombongan yang tidak memiliki dasar yang kuat ketika bertindak (tidak yakin dan tanpa pengalaman) dengan tujuan agar lebih di pandang.

Sombong juga termasuk kebiasaan buruk yang harus dihilangkan. Kenapa?

Karena jika kamu terbiasa sombong, maka akan sulit mendapatkan teman. Yang dimana teman bisa jadi kunci pintu rezekimu selanjutnya.

6. Selalu percaya diri dalam kondisi apapun

Pria berjas dengan macbook di atas meja putih dengan dinding berwarna biru
Percaya diri | Photo: Moose Photos

Selama kamu tetap berfikir positif dan memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri, kamu telah berada di jalur yang benar yang kelak akan membawamu mencapai tujuanmu.

Percaya diri merupakan kondisi mental seseorang yang memberi keyakinan kuat pada diri sendiri untuk melakukan suatu hal yang benar.

Orang yang percaya diri selalu berfikir positif tentang dirinya dan percaya akan kemampuannya sendiri.

Orang yang memiliki kepercayaan terdahap diri sendiri bisa menentukan kemana dia akan membawa dirinya berdasarkan kemampuan yang dia miliki.

Untuk bisa lebih percaya terhadap dirimu sendiri, tentunya kamu perlu mengetahui dimana kemampuan dan bakatmu.

Dengan terus mengasahnya pastinya kamu akan menjadi lebih percaya diri karena kesiapanmu terhadap bakat yang kamu miliki.

7. Jadilah orang yang menarik bagi orang lain

Enam orang di padang rumput
Jadilah orang yang menarik | Photo: Min An

Ketulusan dan kejujuran dapat menjadi magnet bagi orang lain untuk tertarik terhadap dirimu.

Tentunya dengan dibarengi kepercayaan diri akan bisa membuatmu lebih mudah untuk berbaur dengan orang lain.

Untuk kamu yang seorang introvert yang tidak nyaman dengan keramaian tentunya kamu akan lebih memilih untuk tidak terlihat menarik di depan orang lain untuk menjaga ketenangan dirimu sendiri.

Namun hal itu bukan berarti kamu harus menjadi orang yang tidak menyenangkan bagi orang lain.

Berkata jujur dan berinteraksi dengan tulus tentunya akan membuat orang lain merasa nyaman di dekatmu.

Sehingga mereka memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadapmu dan lebih menghormati dirimu.

Komitmen merupakan faktor penting dalam menghentikan kebiasaan buruk.

Tetap menjalankan perubahan menjadi orang yang lebih baik tanpa menyerah tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi dirimu dan juga orang-orang di sekitar.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Loading…

0

10 Lukisan dari Alpukat yang Menakjubkan

8 Cara Membahagiakan Orang Tua Secara Sederhana Namun Tetap Bermakna